Kue Pengantin dan Kisahnya

Posted by on Sep 10, 2010 in Wedding's Facts | 1 comment

Kue pengantin menjadi salah satu pemanis pesta pernikahan. Tradisi kue ini sudah dimulai sejak zaman Romawi Kuno, di mana pada zaman itu kue tidak disajikan untuk disantap, melainkan untuk dihancurkan lalu dilemparkan ke pada tubuh kedua mempelai pengantin.

Kue-Pengantin-dan-Kisahnya

Masyarakat Romawi Kuno pada awalnya memecahkan roti di atas kepala pengantin wanita. Tradisi ini merupakan sebuah pengharapan, di mana bahan-bahan dari kue pengantin, seperti gandum, tepung, dan butiran padi merupakan simbol dari harapan kesuburan bagi pengantin dan pasangannya.

Berbeda dengan di Inggris, di mana sekitar abad pertengahan memiliki tradisi para tamu diharuskan membawa kue sebagai hadiah untuk pengantin. Kue yang dibawa oleh para tamu tersebut nantinya ditumbuk sehingga membentuk pilar.Di jaman itu dipercaya bahwa semakin tinggi kue yang terbentuk, maka pasangan yang menikah dan berciuman di depan kue tersebut akan memiliki hidup yang baik juga makmur.

 Kue-Pengantin-dan-Kisahnya

Tradisi memakai cake topper pada kue pengantin diawali oleh seorang koki pada jaman Raja Charles II. Sang koki membuat sebuah kue pengantin yang tinggi lalu meletakkan miniatur pasangan pengantin dia atas kue tersebut.

Tradisi kue pengantin lainnya ialah pemotongan kue bersama oleh kedua mempelai. Kegiatan ini menyimbolkan kebersamaan pasangan tersebut dalam berbagai kehidupan. Seterusnya, kedua mempelai akan saling menyuapi kue sebagai simbol bahwa mereka akan makan bersama untuk pertama kalinya. Dan membagikan potongan kue pada para tamu, sebagai simbol kedua mempelai membagikan kebahagiannya pada semua orang.

Kue-Pengantin-dan-Kisahnya

Kue pengantin semakin modern seiring berkembangnya jaman. Jika dulu, kue hanya menggunakan warna putih, kini kue dapat disesuaikan warnanya dengan tema pernikahan. Kue bisa berwarna merah, biru, coklat, bermotif polkadot, bahkan bertingkat-tingkat. Dan satu lagi, kue tidak hanya berbentuk kue persegi ataupun bulat, kini Anda bisa menemui cupcake atau muffin yang dijadikan kue pengantin.

Selamat menikmati kue pengantin Anda.

foto:berbagai sumber

VN:F [1.9.20_1166]
Rating: 1.0/5 (1 vote cast)
Kue Pengantin dan Kisahnya, 1.0 out of 5 based on 1 rating

One Comment

  1. Nice info. Saya jadi tahu kalau ada tradisi di balik kue pengantin.

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>