Foto pernikahan, banyak sekali yang dapat diabadikan dalam hari bahagia ini. Mulai dari tangis haru pengantin dan keluarga, kebahagiaan yang terpancar dari senyuman, tawa, sampai kekacauan yang dapat mengundang tawa. Kenangan ini tentunya ingin diabadikan dalam sebuah hasil foto yang sempurna.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk menghindari kekacauan hasil foto pernikahan:
Salah Memilih Fotografer
Jangan sembarangan memilih fotografer untuk pernikahan Anda. Luangkan waktu untuk mengamati portfolio sang fotografer. Jika Anda memilih fotografer yang belum memiliki pengalaman untuk mengehemat dana, maka bersiaplah untuk menanggung resikonya. Ingatlah bahwa pernikahan merupakan moment besar bagi kehidupan Anda dan pasangan.
Berdiskusi dengan Fotografer
Anda menginginkan foto candid, dan khusus untuk Anda, foto harus diambil dari angle kiri atau kanan. Utarakanlah apa yang Anda inginkan pada hasil foto nanti, mulai dari pengambilan foto, sampai efek-efeknya. Anda juga bisa menunjukkan foto favorit Anda atau foto speerti apa yang Anda inginkan dari majalah, website atau dari manapun. Berdiskusi dengan fotografer Anda ini bertujuan untuk menghindari kekecewaan Anda pada hasil foto.

Membuat Album Foto Anda Sendiri
Anda mungkin sering melihat-lihat album foto pernikahan orang lain. Dan sekarang, Anda harus mulai berhenti menyamakan foto-foto perkawinan Anda dengan mempelai lain. Selain berpose resmi, Anda juga bisa melakukan pose-pose lainnya, tema yang unik, dan lainnya. Misalnya, mengambil tema foto vintage,atau pose konyol. Mintalah sang fotografer untuk mengambil foto Anda secara candid, saat Anda sedang saling beradu pandang dengan pasangan, menangis bahagia, mengobrol dengan teman, momen-monen santai dan sederhana, namun memiliki banyak arti.
Pencahayaan
Fotografer yang profesional mengetahui cahaya mana yang baik untuk mengambil sebuah foto. Untuk itu pastikan sang fotografer benar-bener mengerti akan pekerjaannya.
Berkeringat dan Berminyak di Foto
Siapkan bedak, deodoran, handuk kecil, atau apapun itu yang dapat menghilangkan keringat dan minyak pada kulit. Berdiri lama dengan pakaian pengantin ditambah make-up dan pencahayaan, semua hal itu mampu membuat Anda dan pasangan berkeringat dan berminyak. Mintalah saudara, teman atau penata rias Anda untuk membantu menghilangkan minyak dan keringat di wajah Anda.
Mati Gaya
Setelah berpuluh-puluh kali berpose, mungkin Anda dan pasangan mulai mati gaya. Di moment inilah, penting bagi sang fotografer untuk membuat mood Anda, pasangan, dan para tamu undangan kembali normal. Mengarahkan gaya, tetap fokus, mencari angle yang pas, dan terbebas dari mati gaya.

Kehilangan Momen-momen Kecil Namun Spesial
Ada banyak momen sederhana namun spesial yang perlu diabadikan. Seperti pengantin wanita mencium tangan pengantin pria, pemotongan kue, pelemparan bunga, tangis orangtua, air mata bahagia sahabat mempelai, senyum malu-malu pengiring pengantin cilik, dan moment kecil spesial lainnya.
Berhenti Memotret Setelah Pesta Pernikahan Usai
Banyak fotografer ataupun penganin yang memutuskan untuk berhenti memotret setelah pesta pernikahan usai. Namun di momen ini malah muncul sesuatu yang tidak terduga. Misalnya, setelah para tamu undangan pulang, keluarga mempelai pasti saling berkumpul, mengobrol, saling bercanda, dan Anda tentu ingin mengabadikan momen langka ini bukan.
Selamat mempersiapkan foto pernikahan Anda.